DPRD Sumsel Sampaikan Duka atas Wafatnya Alex Noerdin

WartaNegeriku.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) periode 2024–2029, Andie Dinialdie, menyampaikan pernyataan resmi atas wafatnya mantan Gubernur Sumsel dua periode, H. Alex Noerdin.

H. Alex Noerdin meninggal dunia pada hari Rabu, tanggal 25 Februari 2026, pukul 13.30 WIB, di RS Siloam Semanggi, Jakarta. Kabar duka tersebut disampaikan keluarga dan dikonfirmasi melalui pernyataan resmi DPRD Sumsel.

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak H. Alex Noerdin,” ujar Andie Dinialdie dalam keterangan tertulisnya.

Kenang Kontribusi Pembangunan

Menurut Andie Dinialdie, almarhum merupakan sosok pemimpin yang memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan Sumsel. Selama menjabat sebagai gubernur, sejumlah program pembangunan infrastruktur strategis digulirkan, dan menjadi bagian dari percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia juga menyinggung penyelenggaraan agenda berskala nasional hingga internasional di Sumsel pada masa kepemimpinan Alex Noerdin, yang dinilai turut memperkuat posisi provinsi di tingkat nasional.

“Beliau adalah figur yang memberikan warna dalam perjalanan pembangunan Sumatera Selatan. Kontribusi serta gagasan-gagasannya akan tetap menjadi bagian dari sejarah dan pijakan pembangunan daerah ke depan,” kata Andie Dinialdie.

Lebih lanjut, ia menilai, warisan kebijakan yang telah diletakkan almarhum masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga kini. Kepergian H. Alex Noerdin disebut bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga masyarakat luas.

Ajakan Doa untuk Almarhum

Andie Dinialdie mengajak masyarakat Sumsel untuk bersama-sama mendoakan almarhum, agar segala amal ibadahnya diterima dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Sementara itu, pihak keluarga telah menyiapkan rangkaian prosesi penghormatan terakhir. Jenazah almarhum disemayamkan terlebih dahulu di kawasan Martimbang, Jakarta, di kediaman putranya, Dodi Reza.

Di Jakarta, jenazah akan disalatkan, sebelum diberangkatkan ke Palembang pada Kamis pagi, 26 Februari 2026. Setibanya di Palembang, almarhum kembali disemayamkan di rumah duka di Jalan Merdeka.

Keluarga juga akan melaksanakan salat jenazah sebelum prosesi pemakaman. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di TPU keluarga di TPU Kebun Bunga, setelah salat Zuhur. (arg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *