Fahri Hamzah Ajak Mahasiswa IBA Palembang Bangun Peradaban lewat Rumah Sehat

Kabupaten Muba Siap Tuan Rumah Porprov Sumsel Tahun 2025

WartaNegeriku.id, Palembang — Jumat pagi yang cerah, tanggal 11 Juli 2025, menjadi momentum bersejarah di lingkungan Universitas IBA Palembang. Ratusan mahasiswa memadati Aula Rosihan Nuch Bajumi lantai 2, untuk mengikuti kuliah umum bertajuk Rumah Sehat Sebagai Pilar Kesejahteraan Masyarakat.

Kuliah umum ini menjadi istimewa dengan hadirnya Wakil Menteri (Wamen) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Fahri Hamzah, sebagai pembicara utama. Kehadiran tokoh nasional yang dikenal vokal dan progresif itu, membawa semangat baru ke dalam ruang akademik kampus yang terletak di jantung Kota Palembang ini.

Dalam paparannya, Fahri Hamzah mengajak seluruh hadirin untuk melihat konsep rumah sehat bukan sekadar dari sisi fisik bangunan, melainkan sebagai fondasi peradaban yang melibatkan aspek kesehatan, sosial, hingga keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga :  Kabar Baik! Pemkab Muba Perjuangkan Jaringan Gas Rumah Tangga Merata di Tahun 2026

“Rumah sehat bukan sekadar tembok dan atap. Ini tentang membangun lingkungan yang menjamin kehidupan yang bermartabat.” ungkap Fahri Hamzah dalam pembukaan kuliahnya.

Ia menjelaskan berbagai elemen penting dalam konsep rumah sehat, mulai dari ketersediaan air bersih, sistem ventilasi yang memadai, pencahayaan alami, hingga konektivitas dengan transportasi publik serta akses terhadap fasilitas umum, seperti sekolah dan layanan kesehatan.

Lebih jauh, Fahri Hamzah menyoroti tentang pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan perumahan rakyat. Pemerintah, kata dia, tidak bisa bekerja sendiri. Ia mendorong sinergi antara akademisi, dunia usaha, dan masyarakat sipil, untuk bersama-sama menciptakan permukiman yang layak dan berkeadilan.

Baca Juga :  Ketua DPD RI Optimis Koperasi Merah Putih Dongkrak Ekonomi Daerah

“Kami tengah mendorong pembangunan rumah berbasis kawasan. Ini bukan soal membangun satu rumah untuk satu orang, tapi menciptakan ekosistem kehidupan yang manusiawi dan terintegrasi.” tegasnya.

Ia pun mengajak perguruan tinggi seperti Universitas IBA, untuk aktif dalam penelitian, advokasi, dan penyusunan kebijakan perumahan yang berpihak pada rakyat kecil.

Rektor Universitas IBA, Dr. Lily Rahmawati Harahap, dalam sambutannya, menyambut hangat gagasan Fahri Hamzah. Menurutnya, tema rumah sehat sangat sejalan dengan visi kampus dalam membentuk lulusan yang peduli terhadap persoalan nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Rafael Struick Resmi Gabung Dewa United, Ole Romeny Beri Pesan Menyentuh

“Rumah yang sehat adalah fondasi keluarga yang sejahtera. Dari keluarga yang kuat, lahirlah masyarakat yang produktif dan negara yang tangguh.” ujar Dr. Lily Rahmawati Harahap, yang disambut tepuk tangan para peserta.

Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan seharusnya tidak berhenti di ruang kuliah, tetapi harus mampu menjawab tantangan-tantangan sosial, termasuk dalam menciptakan sistem hunian yang adil dan manusiawi.

Kehadiran Fahri Hamzah juga memberi dampak mendalam bagi mahasiswa. Ririn (20), mahasiswi semester enam jurusan Manajemen, mengaku terinspirasi oleh cara pandang baru terhadap isu perumahan.

Baca Juga :  Usulan Dua Jembatan Strategis : OKI dan Mesuji Satukan Langkah Perkuat Konektivitas Antar Provinsi

“Selama ini, saya kira rumah sehat hanya soal desain bangunan. Ternyata ini berkaitan erat dengan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat secara luas.” ucapnya usai acara.

Kuliah umum ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga membuka ruang dialog antara generasi muda dengan pembuat kebijakan nasional. Universitas IBA Palembang kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif terhadap isu strategis bangsa.

“Ini bukan sekadar seremoni akademik. Ini adalah panggilan bagi kita semua untuk bangkit dan berpikir lebih luas tentang masa depan bangsa.” pungkas Dr. Lily Rahmawati Harahap. (hsh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *