Tampil Gemilang di Tiga Laga Awal Pegadaian Championship, Aksi Ikram Al Giffari Tuai Pujian

WARTANEGERIKU.ID — Semen Padang FC mengawali kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027 dengan catatan positif dari tiga pertandingan awal. Klub berjuluk Kabau Sirah itu, sukses mengamankan dua kemenangan dan satu kali hasil imbang.

Secara akumulasi, Semen Padang FC sejatinya mengantongi 7 poin. Namun, akibat sanksi memulai kompetisi dengan pengurangan satu poin dari pengelola liga, Kabau Sirah saat ini menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan perolehan enam poin.

Dari tiga laga tersebut, lini serang Semen Padang tampil efektif dengan mencetak empat gol dan hanya kebobolan satu gol.

Statistik Gemilang Ikram Al Giffari di Bawah Mistar

Di balik kokohnya lini pertahanan Semen Padang FC, performa penjaga gawang muda Ikram Al Giffari menjadi sorotan utama. Kiper utama Timnas Indonesia di Piala Dunia FIFA U-17 2023 ini, tampil konsisten dan menjadi aktor penting di bawah mistar gawang.

Konsistensi pemain kelahiran Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat itu, terangkum dalam tiga pertandingan awal:

  1. Persiraja Banda Aceh vs Semen Padang FC Tampil menghadapi tekanan tuan rumah, kiper kelahiran 2006 ini mencatatkan tujuh kali penyelamatan penting, meski harus diganjar satu kartu kuning.

  2. Semen Padang FC vs PSIS Semarang Bermain di hadapan pendukung sendiri, peraih gelar Penjaga Gawang Terbaik ASEAN U-19 Championship 2024 ini kembali melakukan tujuh penyelamatan gemilang dari delapan kali tembakan tepat sasaran yang dilepaskan para pemain PSIS Semarang.

  3. PSGC Ciamis vs Semen Padang FC Dalam laga tandang yang berbuah kemenangan bagi Kabau Sirah, Ikram turut berkontribusi mengamankan area pertahanan dengan melakukan dua penyelamatan krusial.

BACA JUGA :  Duel Pesakitan Persiraja vs Sumsel United: Misi Bangkit di Tengah Bayang-Bayang Evaluasi Manajemen

Apresiasi dari Pelatih Lawan dan Jajaran Pelatih

Penampilan impresif kiper berpostur 182 cm jebolan SSB Remaja Tarusan ini mendapatkan pengakuan dari pelatih kepala PSIS Semarang, Widodo Cahyo Putro. Usai pertandingan yang berakhir imbang 1-1, Widodo melontarkan pujian atas ketangguhan Ikram yang menggagalkan banyak peluang emas timnya.

“Banyak peluang. Ya, memang salah satu goalkeeper-nya cukup bagus ya. Beberapa kali peluang tadi banyak tidak terjadi gol,” ujar Widodo.

Apresiasi senada juga datang dari juru taktik Semen Padang FC, Nilmaizar. Ia menilai Ikram memiliki potensi besar untuk berkembang jauh lebih baik dalam beberapa tahun ke depan. Meski demikian, Nilmaizar tetap memberikan pesan agar pemain mudanya tersebut menjaga mentalitas.

“Tetap rendah hati, jangan terlena dengan pujian, dan tetap membumi,” pesan Nilmaizar kepada sang penjaga gawang.

Performa solid di awal musim ini tidak hanya memperkuat posisi Semen Padang FC di papan atas Grup A Pegadaian Championship 2026/2027, tetapi juga menegaskan progres positif pembinaan talenta muda sepak bola nasional. (air)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar