Kunker ke Ibu Kota Nusantara, Wakil Ketua DPD RI Ingatkan Mandat Pembangunan yang Berkeadilan

WartaNegeriku.id — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Tamsil Linrung, menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan simbol koreksi arah pembangunan Indonesia, yang selama ini terpusat di satu pulau.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam rapat kerja bersama Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, pada hari Jum’at, tanggal 21 November 2025.

Tamsil Linrung menyebutkan bahwa pemindahan ibu kota harus mencerminkan paradigma baru pembangunan yang adil, hijau, berpihak pada daerah, dan sejalan dengan kemampuan fiskal negara.

“Spirit IKN harus mewakili arah baru pembangunan Indonesia, tetapi arah baru itu harus dibangun dengan disiplin fiskal dan prioritas yang jelas.” ujar Tamsil Linrung, melalui keterangan yang diterima hari Sabtu, tanggal 22 November 2025.

[irp]

Menurutnya, IKN berada di jantung ekologi Nusantara, dan memikul mandat pemerataan pembangunan. Karena itu, ia menegaskan pembangunan tidak boleh bersifat simbolik atau elitis, melainkan menghadirkan manfaat nyata bagi wilayah sekitar dan kawasan timur Indonesia.

“IKN tidak boleh menjadi pulau pertumbuhan yang terisolasi. Ia harus menjadi lokomotif, bukan sekadar menggeser sentralisasi pembangunan.” tambah Tamsil Linrung.

Dalam kesempatan tersebut, Tamsil Linrung menyoroti pentingnya peran IKN sebagai pusat pertumbuhan baru yang mengalir hingga Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, serta wilayah timur Indonesia lainnya.

Ia menegaskan bahwa pertumbuhan tidak boleh berhenti di pusat pemerintahan. “Kami ingin memastikan pertumbuhan tidak berhenti di pusat pemerintahan.” tegasnya.

[irp]

Selain itu, Tamsil Linrung menilai pembangunan IKN merupakan momentum reformasi tata kelola nasional. Ia meyakini, desain kota yang hijau dan terencana, dapat menjadi contoh pelayanan publik yang lebih efisien dan responsif.

“Di IKN, kita berharap pola kerja pemerintahan yang lebih sehat dan lebih beradab. Ini harus menginspirasi kota-kota di seluruh Indonesia.” ujarnya.

Tamsil Linrung juga menekankan bahwa Kalimantan memiliki peran vital sebagai penyangga ekologi dunia. Ia mengingatkan seluruh pihak agar menjaga hutan, sungai, serta biodiversitas dalam setiap kebijakan pembangunan.

“Tanah ini memproduksi oksigen untuk Indonesia bahkan dunia. Ekologi harus dihormati dalam setiap langkah pembangunan.” katanya.

[irp]

DPD RI, kata Tamsil Linrung, siap mengawal sinkronisasi pusat dan daerah agar pembangunan IKN berjalan sesuai visi, tata kelola yang kuat, dan keberpihakan pada rakyat.

Dalam rapat kerja tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan sejumlah capaian pembangunan, termasuk komitmen menjaga lingkungan melalui program penanaman pohon.

“Setiap dua minggu dilakukan penanaman pohon, dan hingga kini sebanyak 3,9 juta pohon telah ditanam di area seluas 5.130 hektare.” jelasnya.

[irp]

Ia juga menegaskan bahwa status IKN sebagai ibu kota politik, telah diperkuat melalui Perpres 79/2025, yang memastikan IKN ditetapkan secara konstitusional pada 2028. “Perpres ini menandakan bahwa Presiden mengambil tanggung jawab konstitusional dan politik terhadap IKN.” kata Basuki Hadimuljono.

Rapat kerja tersebut diikuti oleh 36 anggota DPD dari Subwilayah Timur I (Kalimantan–Sulawesi), serta membahas perkembangan pembangunan, termasuk rencana pembangunan kawasan parlemen dan kantor DPD RI di IKN. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *