Tekan Stunting, Pemkab Muba Gandeng Indomaret Salurkan 250 Paket Nutrisi Balita

Selamat Hari Raya Idul Adha Tahun 1.447 Hijriah

WARTANEGERIKU.IDPemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) terus bergerak masif dalam menekan angka gizi buruk, demi mewujudkan generasi masa depan yang berkualitas.

Langkah nyata ini kembali ditunjukkan melalui kolaborasi lintas sektoral bersama pihak swasta, yakni PT Indomarco Prismatama (Indomaret) beserta mitranya, dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa penyaluran 250 Paket Nutrisi di Auditorium Pemkab Muba, Rabu, 3 Juni 2026.

Kabupaten Muba dipilih menjadi lokus pelaksanaan program intervensi gizi dari Indomaret di wilayah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel). Keputusan tersebut diambil karena Muba dinilai memiliki rekam jejak kerja sama lintas sektor yang sangat baik, serta berhasil mencatatkan tren positif penurunan prevalensi stunting yang signifikan, yakni dari angka 16,5 persen pada tahun 2023 menjadi 14,8 persen.

Pemerintah daerah optimis, sinergi bermodel hexahelix ini dapat terus digalakkan demi mempercepat pencapaian target zero stunting di Kabupaten Bumi Serasan Sekate.

BACA JUGA :  Pemkab Muba Bergerak Cepat Perbaiki Jalan Jirak–Talang Mandung

Apresiasi Regulasi CSR dan Pentingnya Edukasi Gizi

Bupati Kabupaten Muba, Toha Tohet, yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Akhmad Toyibir, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian dunia usaha ini.

Merujuk pada arahan Bupati, pelaksanaan CSR merupakan kewajiban moral dan hukum pelaku usaha sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Pemkab Muba berharap volume bantuan serupa dapat terus ditambah dan berjalan berkesinambungan di masa mendatang.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr. Zwesty Wisma Devi, memaparkan bahwa bantuan ini sangat krusial mengingat stunting merupakan dampak dari masalah pemenuhan gizi kronis yang memicu gagal tumbuh pada anak.

BACA JUGA :  Targetkan Penghargaan KKS 2026, Pemkab Muba Percepat Entri Data Aplikasi Si Pantas

Senada dengan hal itu, Akhmad Toyibir juga mengingatkan para orang tua bahwa keterbatasan edukasi mengenai pengelolaan nutrisi sehat sering kali menjadi pemicu utama, bukan semata-mata karena faktor ekonomi.

Oleh karena itu, paket bantuan bernilai konversi Rp250.000 per paket ini, sengaja dirancang berisi bahan pangan pokok bergizi seimbang, seperti beras, telur, dan susu pertumbuhan tinggi nutrisi dari Vidoran, bukan susu kental manis yang kurang baik bagi kesehatan balita.

Komitmen Berkelanjutan Sektor Swasta

Sementara itu, Deputy Branch Manager Indomaret Cabang Palembang, Budiyono, menegaskan komitmen berkelanjutan perusahaannya untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Muba.

Sebelum menyasar sektor kesehatan, Indomaret telah aktif menyalurkan program CSR di bidang pemberdayaan UMKM lokal dan renovasi sekolah. Pihak manajemen berharap kehadiran ritel modern ini mampu memberikan dampak ekonomi yang inklusif sekaligus membantu program kesejahteraan yang digagas oleh pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Benahi Iklim Investasi, Pemkab Muba Bentuk Tim Khusus Audit HGU dan Amdal Masif

Teknis Penyaluran Bantuan yang Merata

Acara yang dipadati oleh kader posyandu serta orang tua penerima manfaat ini, diakhiri dengan prosesi serah terima simbolis berupa plakat Adat Nusantara dan miniatur Indomaret, dilanjutkan penyerahan langsung paket nutrisi secara simbolis kepada 10 perwakilan ibu dan balita.

Dalam teknis penyalurannya, dari total 250 paket bantuan, sebanyak 100 paket didistribusikan secara langsung kepada warga di wilayah Kecamatan Sekayu pada hari pelaksanaan acara.

Adapun sisa 150 paket bantuan lainnya akan segera dikoordinasikan dan disalurkan secara berkala oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Muba ke beberapa kecamatan lain di luar wilayah Sekayu. Langkah ini dilakukan guna memastikan intervensi gizi tersebut tersebar secara merata dan tepat sasaran di seluruh pelosok daerah. (fran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *