Pemkab Muba dan BP3MI Fasilitasi Pemulangan Anak PMI yang Sempat Terlantar di Malaysia

WARTANEGERIKU.ID — Suasana haru mewarnai Terminal Kedatangan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, hari Kamis malam, tanggal 21 Mei 2026.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatra Selatan (Sumsel), bergerak cepat memfasilitasi kepulangan sekaligus melangsungkan prosesi serah terima seorang anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sempat terlantar di Malaysia.

Anak perempuan berusia empat tahun bernama Nur Iramaya binti Abdullah itu, merupakan warga Desa Kali Berau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba. Ia berhasil dipulangkan dari Johor Bahru melalui repatriasi jalur laut ke Batam, sebelum akhirnya diterbangkan ke Palembang menggunakan maskapai Citilink QG988.

BACA JUGA :  Targetkan Penghargaan KKS 2026, Pemkab Muba Percepat Entri Data Aplikasi Si Pantas

Setibanya di bandara, prosesi serah terima berjalan dengan sangat menyentuh. Bocah tersebut diserahkan secara resmi oleh Perwakilan KJRI Johor Bahru, Rizal, kepada Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, dan Kepala BP3MI Sumatera Selatan, Waydinsyah. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Camat Bayung Lencir Zukar, Kepala Desa Kali Berau, serta pihak keluarga.

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di bandara merupakan instruksi langsung dari Bupati Kabupaten Muba, Toha Tohet, guna memastikan warga mendapatkan perlindungan menyeluruh.

“Tugas kemanusiaan kita berjalan dengan lancar dan aman. Anak kita sudah diterima langsung oleh ibu kandungnya dalam keadaan sehat. Kami hadir untuk memastikan bahwa proses pemulangan ini tuntas hingga tingkat penanganan lokal. Setelah ini, kami akan terus memantau pemenuhan hak tumbuh kembang dan pengasuhan anak ini di kampung halamannya,” ujar Herryandi Sinulingga.

BACA JUGA :  Bupati Muba Kunjungi Bayung Lencir, Perkuat Keamanan dan Tinjau Layanan RSUD

Pada kesempatan yang sama, Kepala BP3MI Sumsel, Waydinsyah, menjelaskan bahwa keberhasilan pemulangan ini merupakan hasil koordinasi intensif bersama KJRI Johor Bahru, BP3MI Kepulauan Riau, serta pihak Imigrasi melalui Program Repatriasi Migran resmi. Pihaknya juga mengapresiasi respons cepat dan sinergi dari jajaran Pemkab Muba.

Secara terpisah, Bupati Kabupaten Muba, Toha Tohet, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kembalinya sang anak ke pangkuan ibunya. Ia mengapresiasi seluruh instansi tingkat internasional hingga daerah, yang telah berkomitmen melindungi warga negara.

“Apresiasi dan rasa hormat kami sampaikan atas tugas kemanusiaan yang dilaksanakan dengan sangat baik oleh pihak KJRI Johor Bahru, BP3MI, pihak Imigrasi, serta Kementerian Luar Negeri. Kolaborasi yang responsif ini membuktikan komitmen negara dalam melindungi warganya. Kami akan terus memastikan pelayanan publik dan pelindungan anak pekerja migran serta seluruh warga menjadi prioritas utama,” pungkas Toha Tohet.

BACA JUGA :  Pemkab Muba Optimalkan Aset Tak Terpakai, Tanam Sawit dan Tebar 10 Ribu Benih Lele

Usai pemeriksaan kesehatan di bandara, tim gabungan langsung mengawal keberangkatan ibu dan anak tersebut menggunakan kendaraan operasional menuju kediaman mereka di Desa Kali Berau, Kecamatan Bayung Lencir, guna memastikan mereka tiba dengan aman dan selamat. (fran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *