Presiden Pimpin Ziarah Nasional Hari Pahlawan 2025

WARTANEGERIKU.IDPresiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin upacara ziarah nasional dan renungan suci dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.

Prosesi kenegaraan yang khidmat ini dilangsungkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, pada Senin dini hari pukul 00.00 WIB, 10 November 2025.

Suasana dini hari yang tenang di bawah temaram lampu makam, menambah kekhidmatan upacara tahunan untuk mengenang jasa para kusuma bangsa.

Rangkaian kegiatan resmi diawali dengan laporan Perwira Upacara kepada Presiden selaku Pimpinan Ziarah Nasional, dilanjutkan dengan penghormatan umum kepada arwah pahlawan.

BACA JUGA :  56 SPPG di Palembang Belum Bersertifikat, Ratu Dewa Gerak Cepat

Penghormatan Tertinggi dan Refleksi Sejarah 1945

Sebagai simbol rasa terima kasih dan penghormatan tertinggi dari seluruh rakyat Indonesia, Kepala Negara melakukan peletakan karangan bunga di depan tugu utama makam pahlawan.

Setelahnya, suasana hening menyelimuti area pemakaman saat Presiden memimpin prosesi mengheningkan cipta bagi para pahlawan yang gugur di medan laga.

“Marilah kita mengenang arwah dan jasa para pahlawan yang telah gugur membela kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia,” ujar Presiden dalam amanat singkatnya.

Dalam refleksinya, Presiden mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat memori kolektif perjuangan bangsa, khususnya peristiwa heroik pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Perlawanan gigih rakyat saat itu menghadapi kekuatan besar tentara sekutu menjadi fondasi kokoh tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA :  Transformasi SMKN 5 Manokwari Lewat Program Revitalisasi 2025

Makna Pembangunan dan Keteladanan Generasi Muda

Upacara renungan suci ini memiliki dimensi sosial dan moral yang mendalam bagi arah kebijakan pemerintah, termasuk jajaran Kabinet Merah Putih. Semangat pengorbanan tanpa pamrih dari para pendahulu, diharapkan menjadi landasan etis dalam merumuskan kebijakan publik yang berpihak pada kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah.

Melalui momentum Hari Pahlawan, pemerintah mendorong generasi muda untuk meneruskan estafet perjuangan melalui inovasi, kerja nyata, serta menjaga persatuan nasional di tengah dinamika global.

Upacara kenegaraan tersebut ditutup dengan penandatanganan buku tamu kehormatan dan taburan bunga di atas pusara para pahlawan bangsa. (airu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *