WartaNegeriku.id, Madura — Madura United resmi melakukan perubahan besar di jajaran pelatihnya. Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab itu, memutuskan mengganti Angel Alfredo Vera dari posisi pelatih kepala, dan menempatkannya sebagai direktur teknik (dirtek) tim.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, pada hari Senin, tanggal 10 November 2025. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari roadmap jangka panjang klub, yang sudah disusun sejak lama.
“Madura United FC mendatangkan pelatih baru, sebagai bagian dari roadmap jangka panjang tim. Sedangkan Alfredo Vera, kami berencana akan memberikan tanggung jawab kepadanya sebagai direktur teknik.” ujar Achsanul Qosasi.
[irp]
Pria asal Sumenep itu menjelaskan, rencana reposisi ini sebenarnya sudah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), badan hukum Madura United, yang digelar pada Agustus 2025.
“Kami mengganti Vera bukan karena dia gagal. Ini bagian dari rencana jangka panjang yang sudah disepakati sejak RUPS. Waktu itu, kami masih fokus pada alokasi anggaran lain, jadi sekarang kami realisasikan reposisi tersebut.” tambah AQ, sapaan akrab Achsanul Qosasi.
Dengan perubahan ini, Alfredo Vera tidak sepenuhnya meninggalkan tim. Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu, akan tetap berperan penting dalam pengembangan teknis dan pembinaan pemain Madura United, di level akademi maupun tim utama.
[irp]
Sementara itu, Manajer Madura United, Umar A Wachdin, mengonfirmasi bahwa pelatih baru sudah berada di Indonesia, hanya menunggu penyelesaian proses administrasi, sebelum resmi diperkenalkan.
“Pelatih baru sebenarnya sudah berada di Indonesia, hanya tinggal menunggu proses administrasi, sebelum resmi diperkenalkan. Seperti diketahui, federasi kita cukup ketat soal urusan lisensi dan dokumen kependudukan.” jelas Umar A Wachdin.
Ia menambahkan, bila seluruh dokumen telah rampung selama masa jeda kompetisi, maka pelatih baru diharapkan bisa memimpin Madura United pada laga berikutnya di BRI Super League. (*)







