Wabup Muba Hadiri Wisuda Tahfizh Ponpes Darul Qur’an Al Madani

Selamat Hari Raya Idul Adha Tahun 1.447 Hijriah

WARTANEGERIKU.ID — Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Abdur Rohman Husen, menghadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfizh ke-2 Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur’an Al Madani di Desa Pangkalan Jaya, Kecamatan Babat Toman, pada hari Selasa, tanggal 2 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut dihadiri oleh pengasuh Ponpes, para santri, wali santri, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Muba (Indra Kesumajaya), Camat Babat Toman (Darwin, Kabag Kesra Setda Muba (Opi Palopi), unsur Forkopimcam Babat Toman, serta perwakilan perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Abdur Rohman Husen menyampaikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar Ponpes Darul Qur’an Al Madani, atas kontribusinya membina dan mencetak generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

BACA JUGA :  Kejar Penyelesaian Jembatan P6 Lalan, Ukuran Tongkang Melintas Resmi Dibatasi

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar Ponpes Darul Qur’an Al Madani yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam membentuk generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur’an,” ujar Abdur Rohman Husen.

Wujud Nyata Keberhasilan Pendidikan Pesantren

Menurut Abdur Rohman Husen, haflah akhirussanah dan wisuda tahfizh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud nyata keberhasilan pendidikan pesantren dalam melahirkan generasi penerus yang memiliki kekuatan iman, ilmu pengetahuan, serta karakter yang baik.

Ia juga memberikan motivasi kepada para wisudawan dan wisudawati tahfizh agar terus menjaga hafalan Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA :  BKKBN Sumsel Apresiasi Program Sekolah Lansia dan Pencegahan Stunting di Muba

“Kalian telah mengukir prestasi yang luar biasa. Menjadi penghafal Al-Qur’an merupakan sebuah kemuliaan. Jagalah hafalan tersebut, amalkan isi kandungannya, dan jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap langkah,” katanya.

Abdur Rohman Husen berharap, para hafizh dan hafizhah yang telah diwisuda dapat menjadi teladan di tengah masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penguatan nilai-nilai keislaman.

Selain itu, ia menyampaikan penghormatan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, doa, serta kesabaran dalam mendampingi putra-putrinya. “Pencapaian ini tidak terlepas dari peran orang tua. Semoga segala ikhtiar yang dilakukan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi keluarga,” ucapnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba akan terus mendukung keberadaan pondok pesantren sebagai mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berkarakter di Bumi Serasan Sekate.

BACA JUGA :  Tekan Stunting, Pemkab Muba Gandeng Indomaret Salurkan 250 Paket Nutrisi Balita

Sinergi Pemerintah Daerah dan Lembaga Pendidikan

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Darul Qur’an Al Madani, Ustaz KH Asfranza Lc MA, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wabup Kabupaten Muba beserta jajaran Pemkab dan DPRD Muba dalam kegiatan tersebut.

Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan masyarakat yang selama ini mendorong perkembangan lembaga pendidikan yang dipimpinnya.

“Alhamdulillah, berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pemkab Muba dan DPRD Muba, pondok pesantren ini terus berkembang. Tahun ini kami juga mendapatkan bantuan melalui Ketua Komisi I DPRD Muba, Bapak Indra Kesumajaya,” ungkap Asfranza.

BACA JUGA :  Jembatan Air Baruga di Babat Toman Segera Diganti, Pemkab Muba Fokus Sosialisasi ke Warga

Menurut Asfranza, lembaga yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga pembentukan karakter dan kemandirian santri.

Anak-anak yang diamanahkan oleh orang tua akan dibimbing dengan penuh tanggung jawab agar tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berakhlak baik, dan memiliki kualitas yang mampu bersaing di masa depan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda kelas akhir dan tahfizh, serta ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas capaian para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. (fran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *