Bupati Muba Hadiri Pisah Sambut Kajati Sumsel

WARTANEGERIKU.ID — Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Toha Tohet, menghadiri secara langsung acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel). Agenda penting pergantian pucuk pimpinan korps adhyaksa itu, dilangsungkan di Griya Agung, Kota Palembang, pada Jum’at malam, tanggal 14 Agustus 2026.

Momen tersebut menandai estafet kepemimpinan Kajati Sumsel dari pejabat lama, Dr. Ketut Sumedana, kepada pejabat baru, Nurcahyo Jungkung Madyo. Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumsel (Herman Deru), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota se-Sumsel, serta para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari).

Dalam lawatannya ke Palembang, Toha Tohet didampingi oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba. Jajaran tersebut meliputi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan (Akhmad Toyibir), Asisten I Setda Muba (Ardiansyah), Kepala Bapperinda (Mursalin), Plt. Kepala Dinas Kominfo Muba (Daud Amri), serta Kabag Prokopim (Muhammad Agung Perdana).

BACA JUGA :  Hadapi Kemarau 2026, Pemkab Muba Gelar Apel Siaga Karhutbunlah dan Targetkan Kebakaran Turun 50 Persen

Sinergi Pembangunan dan Apresiasi Kinerja Pejabat Lama

Dr. Ketut Sumedana dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, atas kolaborasi dan sinergi yang terjalin erat selama sembilan bulan masa kepemimpinannya di Bumi Sriwijaya.

Selanjutnya, ia dipercaya mengemban amanah baru sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia.

Bupati Kabupaten Muba, Toha Tohet, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Ketut Sumedana yang dinilai sukses mengawal pendampingan hukum program strategis daerah, serta memperkuat kesadaran hukum masyarakat hingga level desa.

Terkait penugasan baru di BGN, Toha Tohet menegaskan komitmen Pemkab Muba untuk menyukseskan program pemenuhan gizi nasional demi mencetak generasi yang sehat dan berdaya saing.

“Penegakan hukum yang profesional, berintegritas dan humanis menjadi fondasi penting dalam mengawal pembangunan sekaligus menjaga Muba tetap aman dan kondusif,” ujar Toha Tohet.

BACA JUGA :  Pemkab Muba Dukung Program Sultan Muda untuk Cetak Wirausahawan

Rekam Jejak Nurcahyo Jungkung Madyo

Sementara itu, Kajati Sumsel yang baru, Nurcahyo Jungkung Madyo, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tren positif serta memperkuat kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah di Sumsel.

Sebelum mengemban tugas di Palembang, Nurcahyo Jungkung Madyo memiliki rekam jejak karier birokrasi penegakan hukum yang sangat panjang, dan berpengalaman di berbagai wilayah.

Kariernya di instansi kejaksaan mencakup posisi sebagai Jaksa sekaligus Kepala Bagian Tata Usaha di Kejati Papua (2015), Kepala Bagian Penyusunan Program, Laporan dan Penilaian pada Jampidsus Kejagung (2018), hingga menjabat Kepala Kejari DKI Jakarta pada 2021.

Pengalamannya kian matang, tatkala dipercaya sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati DKI Jakarta (2022), Asisten Khusus Jaksa Agung (2024), serta Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung (2025).

Sebelum resmi memimpin korps adhyaksa di Sumsel, Nurcahyo Jungkung Madyo sempat mengabdikan diri sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah sejak akhir tahun 2025.

Dengan pengalaman struktural yang luas tersebut, kehadiran Nurcahyo Jungkung Madyo diharapkan mampu menghadirkan kepastian hukum yang humanis, sekaligus mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Sumatra Selatan. (air)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *