WARTANEGERIKU.ID — Polda Sumatra Selatan (Sumsel) terus mendorong keterbukaan informasi publik, dengan menggandeng Komisi Informasi Provinsi Sumsel, langkah yang dinilai penting untuk meningkatkan transparansi sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Upaya ini diwujudkan melalui kunjungan kerja yang dipimpin Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes. Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., pada Senin, 20 April 2026, di Kantor Komisi Informasi Sumsel.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara dua lembaga dalam menyelaraskan standar pelayanan informasi publik agar lebih terbuka, akurat, dan mudah diakses masyarakat.
Polda Sumsel Keterbukaan Informasi Publik Diperkuat
Dalam pertemuan itu, pembahasan difokuskan pada penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Selain itu, mekanisme penyelesaian sengketa informasi juga menjadi perhatian utama.
Langkah ini penting, karena masih banyak masyarakat yang merasa kesulitan mendapatkan informasi resmi, terutama terkait layanan dan penanganan kasus.
Dengan sistem yang lebih tertata, akses informasi diharapkan tidak lagi berbelit dan bisa menjangkau masyarakat lebih luas.
Dampak Langsung untuk Warga Sumsel
Bagi masyarakat Sumsel, sinergi ini bukan sekadar formalitas antar lembaga. Ada harapan besar bahwa informasi dari kepolisian bisa diakses lebih cepat dan jelas.
Artinya, ketika ada isu keamanan atau kebijakan baru, warga tidak lagi bergantung pada informasi yang belum tentu valid.
Kondisi ini juga berpotensi menekan penyebaran hoaks yang kerap memicu keresahan di tengah masyarakat.
Komitmen Transparansi dan Kepercayaan Publik
Ketua Komisi Informasi Sumsel, Joemarthine Chandra, mengapresiasi langkah proaktif Polda Sumsel dalam membangun komunikasi terbuka. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.
Sementara itu, Kombes. Pol. Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang modern dan transparan.
“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Sinergi ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat transparansi dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem komunikasi publik sekaligus meningkatkan literasi informasi masyarakat di Sumsel. (fran)




