Bibit Juara Digembleng! Piala Wali Kota Cup 2025 Jadi Ajang Seleksi Atlet Muda Futsal Kota Palembang

HEADLINE269 Dilihat

Palembang, WartaNegeriku.id — Ajang bergengsi Turnamen Futsal Piala Wali Kota Cup tahun 2025 resmi dibuka di GOR Dempo Jakabaring, Palembang, pada hari Sabtu, tanggal 6 Desember 2025. Sebanyak 50 tim futsal tingkat SMP dari berbagai sekolah di Kota Palembang, turut meramaikan kompetisi yang menjadi agenda tahunan Asosiasi Futsal Kota (AFK) Palembang itu.

Pembukaan turnamen tersebut dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Investasi Kota Palembang, Riza Pahlevi, mewakili Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan mental generasi muda.

“Pertandingan ini luar biasa, diikuti 50 tim yang memang dibatasi. Semangat olahraga harus terus digelorakan. Selain bertanding, anak-anak juga mendapatkan edukasi pencegahan bullying di sekolah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Persikad Depok Jadi Ujian Pertama, Sumsel United Incar Awal Manis di Putaran Kedua

Salah satu pembeda turnamen tahun ini adalah hadirnya Densus 88 yang memberikan materi edukasi anti bullying, sebelum pertandingan dimulai. Langkah ini dianggap sebagai upaya menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat, aman, dan bebas intimidasi.

Riza Pahlevi menilai, edukasi tersebut sebagai strategi penting agar para pelajar tidak hanya unggul dalam keterampilan bermain, tetapi juga tumbuh dengan karakter kuat dan memiliki empati sosial. “Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi momentum menanamkan nilai sportivitas dan anti-intimidasi sejak dini,” tegasnya.

Ketua AFK Palembang, M. Ali Ruben, menjelaskan bahwa jumlah peserta dibatasi hanya 50 tim, karena pertimbangan teknis. Selain keterbatasan fasilitas, penyewaan lapangan dan waktu pertandingan, menjadi faktor utama.

BACA JUGA :  Kerusakan Capai Rp51 Triliun, Bencana Sumatera Dinilai Harus Ditetapkan sebagai Bencana Nasional

“Sewa lapangan cukup tinggi. Kalau lebih dari 50 tim, pertandingan bisa selesai sampai tengah malam. Kita harus pikirkan keselamatan dan waktu belajar anak-anak,” jelas M. Ali Ruben.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari ini, Sabtu hingga Minggu, mengusung jadwal padat namun tetap mengutamakan kenyamanan para atlet muda.

Selain memperebutkan trofi dan uang pembinaan dari Wali Kota Palembang, turnamen ini juga menjadi ajang penjaringan atlet berbakat. AFK Palembang telah menyiapkan tim khusus untuk memantau potensi pemain yang dianggap layak mengikuti pembinaan menuju kompetisi besar, seperti Popda dan Popnas.

BACA JUGA :  Amaliah Sobli Tekankan Pentingnya 4 Pilar di Desa Ketiau, Ogan Ilir

M. Ali Ruben berharap, ke depan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dapat memberikan dukungan lebih maksimal, terutama dari sisi pembiayaan dan penyediaan fasilitas olahraga yang memadai.

“Olahraga adalah benteng sosial. Anak-anak bisa menyalurkan energi secara positif. Ke depan bukan hanya futsal, cabor lain juga harus digaungkan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *