Diskominfo Sumsel Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan

WARTANEGERIKU.ID — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Rika Efianti, menilai Uji Kompetensi Wartawan (UKW) penting untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan.

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Sumsel di Kantor Diskominfo Sumsel, pada hari Senin, tanggal 1 Desember 2025.

Audiensi tersebut berlangsung setelah DPD PJS Sumsel menyelenggarakan UKW bekerja sama dengan Lembaga Uji UPN Veteran Yogyakarta pada 28–29 November 2025 di Hotel Swarna Dwipa, Palembang.

Kegiatan tersebut diikuti 30 wartawan yang terbagi dalam lima kelas, terdiri atas satu kelas Wartawan Madya dan empat kelas Wartawan Muda.

“UKW meningkatkan profesionalisme dan memperkuat rasa tanggung jawab wartawan terhadap pemberitaan. Setiap informasi harus disampaikan sesuai kode etik jurnalistik, agar media tetap menjadi sumber referensi yang kredibel,” ujar Rika Efianti.

UKW Diikuti 30 Wartawan

Pelaksanaan UKW tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi wartawan di Sumsel. Dari lima kelas yang tersedia, empat kelas diperuntukkan bagi jenjang Wartawan Muda, sedangkan satu kelas untuk jenjang Wartawan Madya.

Secara keseluruhan, terdapat 30 wartawan yang mengikuti kegiatan tersebut. Pembagian berdasarkan jenjang memungkinkan proses pengujian disesuaikan dengan tingkat kompetensi yang harus dipenuhi masing-masing peserta.

UKW merupakan proses pengujian kompetensi wartawan yang mencakup kemampuan menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar kompetensi dan kode etik profesi.

BACA JUGA :  PJS Kunjungi ASDP Merak Perkuat Sinergi dan Kemitraan Pers

Bagi wartawan, penguasaan kompetensi menjadi bagian penting dalam menghasilkan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Kompetensi Wartawan di Tengah Perkembangan Media Digital

Perkembangan media digital membuat proses produksi dan distribusi berita berlangsung semakin cepat. Kondisi tersebut membuat wartawan tidak hanya dituntut mampu memperoleh dan mengolah informasi, tetapi juga memastikan informasi yang dipublikasikan telah melalui proses verifikasi.

Karena itu, kompetensi jurnalistik menjadi penting untuk menjaga kualitas pemberitaan. Pemahaman terhadap kode etik, proses verifikasi, penulisan berita, serta tanggung jawab terhadap informasi yang disampaikan kepada publik menjadi bagian dari profesionalisme wartawan.

PJS Dorong Profesionalisme Jurnalis

Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, menyambut dukungan Dinas Kominfo Sumsel terhadap peningkatan kompetensi wartawan melalui UKW.

Ketua DPD PJS Sumsel, Edi Triono, mengatakan, organisasinya akan terus mendorong program peningkatan profesionalisme wartawan. Menurutnya, peningkatan kompetensi diperlukan, agar wartawan mampu menghasilkan informasi yang memenuhi standar jurnalistik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Audiensi antara PJS Sumsel dan Diskominfo Sumsel tersebut menjadi bagian dari komunikasi antara organisasi pers dan pemerintah daerah mengenai peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik. (air)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *