WARTANEGERIKU.ID — Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Sultan Baktiar Najamudin, menyampaikan keprihatinan mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak musibah gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain duka cita, ia mendesak pemerintah pusat untuk segera mengucurkan dukungan fiskal guna mengoptimalkan penanganan darurat di daerah.
Dorongan tersebut disampaikan menyusul guncangan gempa berkekuatan magnitudo 7.7 yang melanda wilayah NTT sejak Sabtu, 15 Agustus 2026. Hingga kini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari hingga 28 Agustus 2026.
“Dengan ruang fiskal yang relatif sempit, pemerintah daerah setempat tentu sangat membutuhkan tambahan anggaran guna mempercepat proses pemulihan fasilitas publik dan memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi-lokasi pengungsian,” ujar Sultan Baktiar Najamudin melalui keterangan resminya, Minggu, 16 Agustus 2026.
Validasi Data Korban dan Langkah Tanggap Darurat
Berdasarkan laporan resmi dari Basarnas, total korban jiwa akibat bencana ini mencapai 70 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka-luka. Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 40.040 warga yang mengungsi, di mana konsentrasi pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Manggarai.
Sultan Baktiar Najamudin mengapresiasi gerak cepat aparat gabungan, BNPB, dan pemerintah daerah dalam melakukan evakuasi serta pendataan kerusakan secara real time. Meski operasi pencarian oleh tim SAR kini mulai bergeser ke tahap penyisiran akhir, tantangan pemulihan infrastruktur dan psikologis warga masih membutuhkan uluran tangan berbagai pihak.
Peran Aktif Parlemen dan Koordinasi Lintas Wilayah
Sebagai bentuk kepedulian kelembagaan, DPD RI terus memantau situasi di lapangan, melalui koordinasi intensif dengan para senator asal daerah pemilihan NTT yang langsung meninjau wilayah Flores bagian utara.
Sultan Baktiar Najamudin memastikan bahwa lembaganya akan turut menyalurkan bantuan kebencanaan guna meringankan beban para pengungsi.
Ia juga mengimbau masyarakat di kawasan terdampak agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan berskala kecil yang masih kerap terjadi, seraya mengikuti arahan mitigasi keselamatan dari BMKG dan pemerintah setempat. (airu)

Airu Sikumbang adalah jurnalis WartaNegeriku.id yang fokus pada liputan di bidang politik dan pemerintahan. Selain itu, juga merupakan Wakil Ketua DPD Pro JurnalisMedia Siber (PJS) Provinsi Sumatra Selatan.







