Temui Mahasiswa STAIN Ambon, Nono Sampono Tegaskan Pentingnya Empat Pilar MPR

Ambon, WartaNegeriku.id — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Nono Sampono, mengajak mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Ambon untuk memperkuat identitas kebangsaan melalui pemahaman dan pengamalan Empat Pilar MPR RI.

Pesan tersebut disampaikan Nono Sampono saat menerima kunjungan para mahasiswa STAIN Ambon di kediamannya di Jalan Dr. J. Leimena, Hative Besar, Ambon, pada hari Kamis, tanggal 11 Desember 2025.

Dalam dialog tersebut, Nono Sampono menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, karakter kepemimpinan harus dibangun sejak dini, melalui disiplin, integritas, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

BACA JUGA :  Mesuji, Jejak Transmigrasi yang Tumbuh Jadi Lumbung Ekonomi Baru

“Pemuda adalah harapan bangsa. Di tangan kalian masa depan negeri ini ditentukan. Kalian harus memiliki karakter yang kuat dan komitmen pada nilai kebangsaan,” ujar Nono Sampono, melalui keterangan resmi yang diterima pada hari Jum’at, tanggal 12 Desember 2025.

Dalam pemaparannya, Nono Sampono menyampaikan bahwa Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan pedoman fundamental yang harus dipegang teguh oleh generasi muda.

Nilai tersebut, katanya, bukan sekadar materi sosialisasi, tetapi prinsip hidup yang membentuk jati diri bangsa.

BACA JUGA :  Pesan Penting Nono Sampono Kepada Pelajar : Kuasai AI, Tapi Karakter Tetap Nomor Satu

“Pancasila mengarahkan sikap kita, UUD 1945 memberi dasar hukum, NKRI menyatukan kita, dan Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita merawat keberagaman. Empat pilar ini tidak boleh dilepas dari kehidupan pemuda,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, dapat membawa pengaruh negatif, jika tidak disikapi dengan bijak. Oleh sebab itu, pemuda harus menjadikan Empat Pilar sebagai pegangan dalam berpikir dan bertindak.

Nono Sampono juga mendorong mahasiswa STAIN Ambon untuk terus mengembangkan potensi diri melalui organisasi, kegiatan sosial, maupun akademik. Kepemimpinan, katanya, tidak harus menunggu seseorang memegang jabatan formal, melainkan dibangun melalui kebiasaan positif sehari-hari.

BACA JUGA :  Mesuji, Jejak Transmigrasi yang Tumbuh Jadi Lumbung Ekonomi Baru

“Mulailah dari hal kecil, menjadi teladan, disiplin belajar, dan peduli pada sesama. Pemuda harus berani tampil, berani menyampaikan gagasan, dan berani mengambil peran,” tuturnya.

Sebagai penutup, Nono Sampono berharap mahasiswa STAIN Ambon dapat menjadi agen perubahan sekaligus penjaga moral bangsa. Ia menekankan tentang pentingnya peran pemuda dalam menjaga persatuan dan membawa solusi bagi masyarakat.

“Pemuda harus hadir membawa solusi, menjaga persaudaraan, dan memastikan Indonesia tetap kuat. Kepemimpinan lahir dari tindakan kecil yang dilakukan dengan ketulusan,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *