WARTANEGERIKU.ID — PSIS Semarang memanfaatkan jeda kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026 untuk melakukan perbaikan skuad secara signifikan. Klub berjuluk Mahesa Jenar itu, secara resmi mendatangkan gelandang tengah asal Semarang, Tegar Infantrie, guna memperkuat daya gedor di sisa pertandingan musim ini.
Pemain berusia 27 tahun itu direkrut dengan status pinjaman dari klub BRI Super League, Persita Tangerang. Seluruh kesepakatan administratif antara manajemen kedua klub dikabarkan telah rampung sepenuhnya.
Tegar Infantrie dijadwalkan mulai bergabung dengan sesi latihan tim pada pekan depan untuk membangun chemistry bersama rekan-rekan barunya. Meskipun demikian, ia baru bisa didaftarkan secara resmi ke dalam susunan pemain saat jendela transfer paruh musim dibuka pada 10 Januari 2026.
Strategi Membangun Momentum Kebangkitan Tim
CEO PSIS Semarang, Datu Nova Fatmawati, menyatakan bahwa perekrutan Tegar Infantrie merupakan langkah taktis untuk memperdalam kualitas lini tengah. Kehadiran pemain berpengalaman ini diharapkan mampu mengangkat performa tim keluar dari tren negatif.
“Kami mendatangkan Tegar Infantrie untuk menambah kekuatan di lini tengah. Semoga dengan hadirnya Tegar Infantrie mampu membawa harapan baru bagi PSIS di sisa kompetisi, dan membantu PSIS bertahan di Pegadaian Championship Musim 2025/2026,” ujar Datu Nova Fatmawati.
Kepindahan ini sekaligus menjadi momen emosional bagi publik Stadion Jatidiri. Tegar Infantrie bukanlah sosok asing bagi Mahesa Jenar, mengingat dirinya merupakan bagian dari skuad penting ketika PSIS sukses promosi ke kasta tertinggi pada musim 2017 silam.
Kariernya juga sempat melesat saat mendapat kepercayaan memperkuat Timnas Indonesia U-23 di bawah arahan pelatih Jafri Sastra, yang kini kembali menukangi PSIS. Faktor kedekatan taktik dan pengenalan karakter klub diyakini akan mempercepat proses adaptasi sang pemain pada periode keduanya ini.
Tantangan Berat di Dasar Klasemen Grup Timur
Langkah pembenahan ini menjadi krusial mengingat situasi PSIS di klasemen sementara Grup 2 (Grup Timur) sedang berada dalam tekanan berat. Hingga paruh musim, Mahesa Jenar masih tertahan di dasar klasemen dengan raihan 5 poin.
Posisi tersebut membuat PSIS harus bekerja ekstra keras di putaran kedua untuk keluar dari zona degradasi. Mereka terpaut satu angka dari Persipal FC di peringkat kesembilan yang mengoleksi 6 poin, serta berselisih tipis dengan Persiku Kudus di posisi kedelapan dengan 8 poin.
Kehadiran Tegar Infantrie diharapkan menjadi katalisator kebangkitan tim asal Jawa Tengah tersebut untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir. (airu)

Airu Sikumbang adalah jurnalis WartaNegeriku.id yang fokus pada liputan di bidang politik dan pemerintahan. Selain itu, juga merupakan Wakil Ketua DPD Pro JurnalisMedia Siber (PJS) Provinsi Sumatra Selatan.







