Palembang, WartaNegeriku.id — Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, resmi melaunching Sistem Informasi Lahan untuk Masyarakat (SIALAM), sekaligus menyerahkan Piagam Penghargaan Kelompok Tani Hutan Terbaik Tingkat Provinsi Sumsel tahun 2025. Acara tersebut berlangsung di Grand Atyasa Palembang, hari Selasa, tanggal 9 Desember 2025, dan dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi kondisi lingkungan di Sumsel yang dinilai relatif terkendali, terutama terkait isu kehutanan. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan alam.
“Alhamdulillah, isu lingkungan dalam hutan yang terjadi saat ini, tidak terjadi di Sumatera Selatan. Ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mengelola kehutanan, pertanian, dan perkebunan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam yang baik, bukan hanya soal teknologi, tetapi juga komitmen seluruh elemen masyarakat. Herman Deru mengajak masyarakat untuk terus mengelola dan memanfaatkan hutan secara bijak.
“Jangan saling menyalahkan. Semua lapisan masyarakat harus mengelola produk kehutanan dengan cerdas. Ketika kita menjaga alam, alam akan menjaga kita,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, pemerintah juga memberikan apresiasi kepada perusahaan dan kelompok tani hutan yang aktif menjaga kelestarian pohon serta kawasan hutan di Sumsel.
Kepala Dinas Kehutanan Sumsel, Koimuddin, melaporkan. terdapat 270 kelompok tani hutan yang dinilai pada tahun ini. Tiga besar pemenang dinobatkan sebagai berikut, Terbaik I yakni LPHD Desa Tanjung Agung, Muara Enim. Terbaik II adalah Saunting Jaya, Muara Enim, dan Terbaik III yaitu Lembaga Kelompok Tani Hutan Sungsang IV.
Koimuddin juga menjelaskan bahwa SI-ALAM merupakan langkah strategis untuk membuka akses informasi kehutanan bagi masyarakat. Aplikasi ini memuat informasi status perhutanan, layanan kehutanan, serta mendukung penguatan ekonomi desa dan penanggulangan kemiskinan di sekitar kawasan hutan.
Direktur Ikraf Indonesia, Andre Ekadinata, turut memberikan apresiasi terhadap kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dan berbagai pihak yang terus mendorong pengelolaan hutan berkelanjutan.
Launching SI-ALAM dan penganugerahan kelompok tani hutan terbaik ini, menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hutan yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan. (skb)







