Herman Deru Usulkan Peringatan Hari Guru dan HUT PGRI Dilaksanakan Serentak di Sumatra Selatan

WARTANEGERIKU.ID — Gubernur Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, memberikan sejumlah pandangan strategis saat menerima audiensi jajaran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumsel.

Pertemuan penting yang membahas penguatan peran tenaga pendidik serta persiapan hari jadi organisasi profesi tersebut, berlangsung di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Palembang.

Dalam arahannya, Herman Deru menyarankan agar peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke depan dapat diselenggarakan secara serentak.

Penyatuan agenda tahunan ini dinilai mampu menciptakan gaung yang jauh lebih meriah, berdampak luas bagi masyarakat, serta menghindarkan kesan perayaan yang terpecah-pecah.

“Saya menyarankan agar peringatan Hari Guru dan HUT PGRI dilakukan serentak, agar lebih marak dan lebih gebyar. Kalau dilaksanakan terpisah, terasa kurang semarak dan bisa membingungkan masyarakat,” ujar Herman Deru.

BACA JUGA :  DPRD Sumsel Serahkan Rekomendasi Optimalisasi PAD kepada Gubernur

Dorongan Inovasi Karya Guru dan Perlindungan Hukum

Menyambut pelaksanaan puncak perayaan HUT PGRI tingkat Provinsi Sumsel yang dijadwalkan bergulir awal Desember di berbagai kabupaten dan kota, Herman Deru menekankan tentang pentingnya kehadiran produk nyata dari kalangan pendidik.

Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memamerkan inovasi pembelajaran maupun hasil karya kreatif para guru di Bumi Sriwijaya.

Selain aspek kreativitas, isu perlindungan profesi turut menjadi perhatian utama. Herman Deru menggarisbawahi urgensi pembentukan tim atau lembaga bantuan hukum khusus yang siap mendampingi para tenaga pendidik manakala menghadapi persoalan hukum di tengah menjalankan tugas profesional di sekolah.

Langkah preventif ini penting guna menciptakan rasa aman bagi guru dan murid dalam ekosistem belajar-mengajar.

BACA JUGA :  Munas ASPPI Tahun 2025 di Palembang, Herman Deru Diganjar Gelar Bapak Pariwisata Sumsel

Konsolidasi Organisasi dan Peran Strategis PGRI Sumsel

Sementara itu, Ketua PGRI Sumsel, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., dalam laporan resminya memaparkan kekuatan organisasi yang kini telah merata di 17 kabupaten dan kota, dengan membawahi total 46.285 anggota aktif.

Jaringan pendidikan di bawah naungan PGRI Sumsel juga mencakup pembinaan terhadap 97 lembaga sekolah dari jenjang TK hingga SMK, serta dua perguruan tinggi swasta.

Dalam audiensi tersebut, pihak pengurus juga menyampaikan penetapan resmi Herman Deru sebagai Pembina PGRI Sumsel oleh Pengurus Besar (PB) PGRI. Sekaligus, menindaklanjuti pengukuhan Bunda Guru Indonesia kepada Titi Soeharto, PGRI Sumsel turut mengusulkan Hj. Febrita Lustia untuk mengemban amanah sebagai Bunda Guru Sumatera Selatan guna menggerakkan partisipasi sosial dalam dunia pendidikan daerah. (airu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *