Evaluasi PAD Semester I, Komisi III DPRD Sumsel Kunker ke Samsat Lahat I

Selamat Hari Raya Idul Adha Tahun 1.447 Hijriah

WARTANEGERIKU.ID — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel Wilayah Lahat I, Kabupaten Lahat.

Agenda ini difokuskan pada monitoring dan evaluasi progres realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang Semester I tahun anggaran berjalan.

Rombongan Komisi III DPRD Sumsel disambut langsung oleh pihak UPTB Bapenda Wilayah Lahat I beserta jajaran. Pertemuan yang berlangsung di aula kantor Samsat Lahat itu, membahas secara mendalam mengenai grafik pendapatan, kendala operasional di lapangan, serta inovasi pelayanan yang telah diimplementasikan.

BACA JUGA :  DPRD Sumsel Sampaikan Duka atas Wafatnya Alex Noerdin

Semester I Jadi Indikator Penting Target PAD

Ketua Komisi III DPRD Sumsel, Tamtama Tanjung, menegaskan bahwa monitoring ini sangat krusial, untuk melihat sejauh mana target penerimaan yang telah ditetapkan pada awal tahun dapat terealisasi menjelang pertengahan tahun.

Sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) masih menjadi primadona sumber pendapatan yang disoroti dalam evaluasi tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa mesin pendapatan daerah di Kabupaten Lahat ini berjalan optimal. Semester I adalah indikator penting. Jika ada deviasi atau target yang belum tercapai, kita harus segera cari solusinya bersama sebelum memasuki paruh kedua tahun anggaran,” ujar Tamtama Tanjung.

BACA JUGA :  LKPJ Gubernur Sumsel 2025 Dibahas, Ini Catatan Penting dari DPRD

Tiga Catatan Strategis DPRD Sumsel untuk Samsat Lahat

Dalam kesempatan tersebut, Komisi III memberikan apresiasi terhadap kinerja UPTB Bapenda Lahat I yang terus berupaya meningkatkan kesadaran wajib pajak melalui berbagai program kemudahan. Namun, pihak legislatif tetap memberikan beberapa catatan strategis untuk ditindaklanjuti, antara lain:

  • Perluasan Digitalisasi: Mendorong digitalisasi sistem pembayaran agar masyarakat Lahat yang berada di pelosok kecamatan dapat membayar pajak tanpa harus datang ke kantor induk.
  • Optimalisasi Samsat Keliling: Meminta optimalisasi jadwal Samsat Keliling (Samling) di titik-titik keramaian serta wilayah sentral perkebunan dan pertambangan di Lahat.
  • Sinergi Lintas Instansi: Memperkuat koordinasi antara Bapenda, Satlantas Polres Lahat, dan Jasa Raharja guna meminimalisir angka kendaraan yang menunggak pajak.

Merespons arahan tersebut, pihak UPTB Bapenda Provinsi Sumsel Wilayah Lahat I menyatakan komitmennya untuk terus memacu kinerja demi memenuhi, bahkan melampaui target Semester I yang telah dibebankan.

Pihaknya juga berterima kasih atas masukan dan dukungan dari Komisi III DPRD Sumsel, yang siap mengawal kebijakan anggaran demi peningkatan fasilitas pelayanan publik di kantor Samsat Lahat.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan peninjauan langsung ke area pelayanan Samsat, untuk melihat proses mekanisme pembayaran pajak, serta berdialog singkat dengan sejumlah wajib pajak yang sedang mengurus administrasi kendaraan mereka. (fran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *