Komisi V DPRD Sumsel Tinjau Kesiapan KRIS di Puskesmas Payakabung, Fokus Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

WARTANEGERIKU.ID, Ogan Ilir – Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Payakabung untuk memantau kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mengevaluasi kesiapan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD guna memastikan fasilitas kesehatan tingkat pertama mampu memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan sesuai standar kepada masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi V meninjau langsung berbagai fasilitas pendukung pelayanan, mulai dari ruang pelayanan, sarana dan prasarana kesehatan, hingga kesiapan tenaga kesehatan dalam memberikan layanan kepada pasien.

Monitoring dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kesiapan Puskesmas Payakabung dalam mengimplementasikan KRIS sebagai salah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

DPRD Sumsel Tinjau Fasilitas dan Pelayanan Puskesmas

Selain melihat kondisi fasilitas, Komisi V DPRD Sumsel juga menggelar dialog dengan jajaran pengelola Puskesmas Payakabung. Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan pelayanan kesehatan sehari-hari serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, puskesmas memiliki peran penting dalam memberikan layanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif. Karena itu, kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penerapan KRIS Harus Didukung Standar Layanan yang Optimal

Salah satu fokus utama kunjungan adalah kesiapan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Komisi V DPRD Sumsel menilai implementasi program tersebut harus diiringi dengan pemenuhan standar fasilitas dan pelayanan yang telah ditetapkan.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Alwis Gani, mengatakan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan ruang rawat inap, tetapi juga dipengaruhi berbagai aspek lain seperti kenyamanan pasien, kebersihan lingkungan, sistem sanitasi, ventilasi ruangan, hingga kecukupan tenaga kesehatan.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Sumsel Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi Tahun 2026

“Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan. Monitoring ini penting agar kami mengetahui kondisi di lapangan secara langsung, termasuk apa saja yang masih menjadi kebutuhan Puskesmas Payakabung,” ujar Alwis Gani.

Menurutnya, pemenuhan standar tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar di daerah.

Hasil Monitoring Jadi Bahan Evaluasi

Dalam kesempatan itu, Komisi V DPRD Sumsel juga menerima berbagai masukan dari pihak puskesmas mengenai kebutuhan pelayanan maupun kendala yang masih dihadapi di lapangan.

Informasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi DPRD dalam pembahasan kebijakan pembangunan sektor kesehatan di tingkat provinsi, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan dasar.

“Kalau ada kendala, baik dari sisi sarana prasarana maupun kebutuhan pelayanan, tentu akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai kewenangan. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan berkualitas,” tambah Alwis Gani.

Komisi V DPRD Sumsel berharap hasil kunjungan kerja ini dapat menjadi masukan dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Payakabung maupun fasilitas kesehatan lainnya di Sumatera Selatan. Dengan dukungan sarana yang memadai, tenaga kesehatan yang kompeten, serta penerapan standar pelayanan yang optimal, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan diharapkan semakin baik dan merata. (tr)

POSTING TERKAIT:

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *