WARTANEGERIKU.ID — Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skills (PSS) U-10 sukses menempati posisi kedua pada ajang Garuda Anak Indonesia (GAI) Nasional 2026. Kompetisi sepak bola usia dini tingkat nasional ini, berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada 19-21 Juni 2026.
Capaian tersebut menjadi prestasi berskala nasional pertama bagi klub sejak resmi didirikan pada 7 Maret 2023. Tim dengan julukan Laskar Menyala ini, menembus babak final sebelum akhirnya mengakui keunggulan SSB Putra Sunda dengan skor 2-5, pada laga puncak di Sport Center UIN Raden Intan, Minggu, 21 Juni 2026.
Meskipun harus puas di posisi kedua, keberhasilan ini memberikan bukti nyata terhadap kualitas program pembinaan pesepak bola usia dini di Kota Palembang dan Sumatra Selatan (Sumsel). Prestasi tersebut sekaligus mempertegas bahwa talenta muda Sumsel mampu bersaing di level luar daerah.
Dominasi Laskar Menyala Sejak Fase Grup
Perjalanan skuad asuhan Sayful menuju partai final berjalan mulus, melalui skema permainan menyerang yang disiplin. Menggunakan formasi taktis 2-3-1, Laskar Menyala tampil dominan dengan mengandalkan kecepatan sektor sayap.
Pada laga pembuka fase grup, mereka berhadapan dengan wakil Provinsi Jambi, Harimau Sumatera. PSS memetik kemenangan meyakinkan 3-1 lewat torehan tiga gol atau hattrick dari penyerang muda, Hanan.
Tren positif berlanjut saat bersua tim kuat asal Jawa Barat, Graha Permata. PSS menang tipis 2-1 melalui gol pembuka sundulan Caisar yang memanfaatkan umpan sepak pojok Hanan, disusul gol penentu pada babak kedua melalui skema serangan balik cepat.
Langkah ke fase gugur dipastikan setelah Laskar Menyala menahan imbang tim tuan rumah, Casava Lampung, dengan skor 1-1 pada laga pamungkas. Hasil tersebut menempatkan SSB PSS sebagai juara grup dengan koleksi 7 poin, unggul agresivitas gol di klasemen akhir.
Performa Konsisten di Fase Gugur dan Penghargaan Individu
Memasuki babak perempat final, ketajaman lini depan PSS kembali teruji saat menghadapi Bintang Tunas Sukabumi. Hanan memborong dua gol untuk membawa timnya menang 2-1 dalam laga yang berlangsung dengan intensitas tinggi tersebut.
Pada babak semifinal, PSS tampil dominan atas lawannya dengan mengunci kemenangan bersih 2-0. Dua gol penentu tiket final tersebut masing-masing disumbangkan oleh Hanan dan Caisar melalui kerja sama transisi positif yang rapi dari lini tengah.
Selain piala kolektif sebagai juara kedua, perwakilan Palembang ini memborong dua penghargaan individu utama. Hanan dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak (top scorer) turnamen dengan total delapan gol, sedangkan Atha terpilih sebagai penjaga gawang terbaik (best goalkeeper) berkat aksi penyelamatan krusial di bawah mistar gawang.
Peta Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Palembang
Keberhasilan di level nasional ini tidak terlepas dari manajemen pengelolaan klub yang terstruktur. Kebijakan pembinaan usia dini di Sumsel kini semakin kompetitif karena tim lokal mulai menerapkan sport science dasar dan kurikulum Filanesia (Filosofi Sepak Bola Indonesia).
SSB Palembang Soccer Skills saat ini telah resmi terafiliasi dengan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumsel, yang menjamin legalitas kompetisi berjenjang bagi para siswa didik. Tim ini didukung oleh lima tenaga pelatih berlisensi resmi, dengan tiga di antaranya memegang lisensi AFC C.
Secara berkala, intensitas latihan dilakukan empat kali dalam sepekan yang dipusatkan di Lapangan AURI Talang Betutu serta Lapangan Mini Soccer SPD Super Soccer Palembang. Pelatih SSB PSS U-10, Sayful, menyatakan rasa syukur atas dedikasi para pemain serta dukungan penuh dari orang tua siswa selama mendampingi tim berlaga di Lampung.
“Anak-anak sudah berjuang maksimal dan mampu membawa nama Palembang serta Sumatera Selatan bersaing di level nasional. Semoga ini menjadi awal lahirnya generasi baru pesepak bola profesional dari daerah kita,” kata Sayful.
Selain kategori U-10, dalam festival GAI Nasional 2026 ini PSS juga mengirimkan kelompok umur lain. Tim U-11 berhasil melaju hingga babak delapan besar, sementara tim U-12 menyelesaikan kompetisi pada putaran fase grup.
Manajemen klub berharap capaian ini menjadi modal evaluasi penting untuk menghadapi Piala Soeratin mendatang. (arg)













