WARTANEGERIKU.ID — Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Dr. Filep Wamafma, menyerap aspirasi fasilitas pembelajaran dan sarana pendidikan dalam kunjungan kerja reses di SMP Negeri 10 Manokwari, Papua Barat, Rabu, tanggal 21 Oktober 2026.
Peninjauan lapangan tersebut bertujuan mengevaluasi pemanfaatan gedung pascarevitalisasi sekaligus mengidentifikasi kendala operasional yang dihadapi jajaran tenaga pendidik.
Meski program revitalisasi pemerintah telah memperbaiki struktur fisik gedung, ruang kelas, laboratorium IPA, dan sanitasi, sekolah masih mengalami kekosongan sarana penunjang praktikum.
Fasilitas laboratorium belum dilengkapi peralatan eksperimen dan perabot pendukung, sementara jumlah unit komputer sekolah masih belum mencukupi untuk simulasi ujian berbasis teknologi.
Dr. Filep Wamafma menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan tidak boleh berhenti pada penyerahan fisik bangunan semata, melainkan wajib ditunjang alat peraga yang fungsional.
“Keberadaan gedung laboratorium harus difungsikan secara optimal melalui penyediaan alat praktikum yang lengkap agar siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah. Terkait keterbatasan komputer, kami menjajaki skema pinjam pakai sementara laboratorium komputer perguruan tinggi terdekat sembari mengoordinasikan bantuan pengadaan ke kementerian terkait,” ujar Filep.
Evaluasi Pendataan PIP dan Kesejahteraan Guru Honorer
Selain sarana fisik, dialog reses menyoroti persoalan penetapan penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Pihak sekolah mengeluhkan adanya ketidaksesuaian klasifikasi desil ekonomi pada data sosial pemerintah, yang berisiko membuat peserta didik dari keluarga kurang mampu terlewat dari daftar penerima bantuan.
Merespons aduan tersebut, Dr. Filep Wamafma meminta sekolah menyusun daftar data faktual sebagai bahan evaluasi kebijakan penataan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di tingkat pusat.
Forum tersebut juga menginventarisasi kebutuhan pelatihan kompetensi literasi-numerasi guru serta kepastian mekanisme pembayaran honorarium bagi guru honorer di wilayah Manokwari.
Sebagai langkah tindak lanjut, usulan rincian kebutuhan sarana dan tenaga kependidikan SMPN 10 Manokwari akan diteruskan ke Dinas Pendidikan setempat dengan tembusan resmi ke DPD RI untuk dikawal pada tingkat kementerian terkait. (air)

Airu Sikumbang adalah jurnalis WartaNegeriku.id yang fokus pada liputan di bidang politik dan pemerintahan. Selain itu, juga merupakan Wakil Ketua DPD Pro JurnalisMedia Siber (PJS) Provinsi Sumatra Selatan.











